Minggu, 08 Desember 2013

TEKNIS PEMBUATAN KERUPUK IKAN YANG ENAK DAN GURIH

Teknis Pembuatan :

Sebelum membuat kerupuk ikan, maka terlebih dahulu dipersiapkan alat dan bahan sebagai berikut (untuk setiap pembuatan takaran sebanyak 5 kg) :

Bahan-bahan :
1. Daging Ikan Segar : 5 kg
2. Tepung Tapioka/Kanji : 5 kg
3. Air : 4 takar (secukupnya)
 
 
 
 
4. Bumbu-bumbu :
 
  • Bawang Putih : 1 ons
  • Vetsin : 8 bungkus kecil (secukupnya)
  • Garam : 1 gelas kecil (tawaw)
  • Gula : 5 gelas kecil (tawaw)
  • Telur : 5 - 10 biji (secukupnya)
  • Soda Kue : 1 sendok makan
Peralatan :
1. Baskom
2. Daun Pisang
3. Dandangan/Panci
4. Alat Pemotong Kerupuk
5. Tampah/Niru
6. Pisau
7. Blender Lombok
8. Blender Listrik/Ulekan/Cobek
9. Timbangan
10.Tempat pemotongan (Talenan/Dedampar)
PROSES PEMBUATAN :
Dalam membuat kerupuk ikan, ada beberapa proses yang harus dilakukan, antara lain pemilihan/Sortir Ikan
  1. Langkah awal adalah memilih ikan segar agar hasil yang dicapai lebih maksimal.
    a. Penyiangan dan Pencucian
    Ikan disiangi kemudian dicuci sampai bersih yang dilakukan secara berulang-ulang.
    b. Pemfiletan
    Setelah ikan disiangi dan dicuci sampai bersih, daging ikan diiris-iris dengan memisahkan daging dengan     tulangnya,         yang ada dibuang dan hanya daging ikan yang diambil.
  2. Pelumatan Daging
    Daging dilumatkan dengan menggunakan blender lombok sampai benar-benar halus (beberapa kali).
    a. Pencampuran Dengan Bumbu dan Tapioka
    Daging ikan yang sudah halus ditambahkan dengan bumbu-bumbu, soda kue dan air sedikit demi sedikit    sambil    dilakukan pengulenan.
    b. Pengulenan
    Lakukan pengulenan sampai adonan benar-benar bercampur rata.
  3. Pembentukan
    Setelah adonan betul-betul rata, kemudian dibentuk sesuai selera (ukuran besar, kecil, panjang, pendek, dan     seterusnya. Namun semakin besar bentuk adonan maka semakin lama pula waktu yang digunakan untuk proses pengukusan atau perebusannya
  4. Pengukusan/Perebusan
    Adonan bisa dimasak dengan 2 cara, yaitu dikukus atau direbus. Untuk pengukusan diperlukan waktu sekitar 60 - 120    menit, sedangkan untuk perebusan sekitar 30 - 90 menit (tergantung bentuk). Biasanya untuk perebusan sampai adonan timbul/terapung
  5. Pendinginan
  6. Setelah matang/masak, adonan didinginkan sambil diangin-anginkan selama kurang lebih 30 - 60 menit.
  7. 10. Pengeringan (Pertama)
  8. Setelah didinginkan, adonan yang sudah masak dikeringkan sekitar 1 - 2 hari, tergantung cuaca.
  9. 11. Pengirisan
  10. Setelah kering, adonan diiris dengan alat pemotong, sampai habis, kemudian disusun dalam tampah/niru untuk segera dijemur kembali.
  11. 12. Pengeringan (Kedua)
  12. Penjemuran dilakukan lagi selama 1 - 2 hari (tergantung cuaca). Setelah benar-benar kering, kerupuk sudah jadi dan siap untuk dibungkus (dipacking dan dikonsumsi atau dipasarkan).
  13. 13. Packing
  14. Kerupuk ikan dikemas dan dipacking agar tidak lembab, proses packing ini bisa dilakukan dengan menggunakan vacum seller (jika memungkinkan) atau sesuai dengan selera anda.
  15. Terima Kasih.
Selamat Mencoba!!!

Selasa, 03 Desember 2013

BAHAN-BAHAN MEMBUAT KERUPUK IKAN


Krupuk ikan banyak digemari orang, mulai dari anak-anak sampai dengan yang dewasa. Dapat dinikmati sebagai teman makan nasi, dapat pula dijadikan sebagai camilan. Banyak jenis ikan dapat dijadikan bahan dasar untuk pembuatan krupuk, misalnya ikan belida, ikan tenggiri, ikan ekor kuning, ikan lele, ikan tengke, ikan kakap, ikan kue, ikan tongkol, dan lain sebagainya. Berikut ini kami berikan resep pembuatan kerupuk ikan dengan kualitas yang bagus.

Alat dan Bahan :
Alat :

  • Kompor
  • Dandang
  • Panci
  • Pisau
  • Talenan
  • Sendok

Bahan :
  • Ikan diambil dagingnya 250 gr
  • Tepung Tapioka (1 kg)
  • Garam secukupnya
  • Telur 2 butir
  • Bumbu masak secukupnya

Cara Membuatnya :
- Cuci ikan dengan bersih
- Lalu pisahkan antara daging, tulang dan kulitnya.
- Lumatkan/hancurkan daging ikan sampai halus.
- Buat campuran dasar (inti), terdiri dari: tepung tapioka, telur, pram, bumbu masak, dan sedikit air, lalu dimasak sambil diaduk sampai merata.
- Setelah adonan masak, lalu diangkat terus didinginkan.
- Setelah adonan inti dingin, campurkan daging ikan yang telah dihancurkan tadi dan aduk sampai merata.
- Campurkan adonan tadi dengan tepung sedikit demi sedikit, aduk berkali-kali sampai mendapatkan adonan yang benar-benar kompak (kalis)dan tidak lengket lagi.
- untuk mendapatkan krupuk dengan daya kembang maksimum adalah 1 : 4, yaitu 1 kg tepung tapioka dan 250 gram daging ikan.
- Setelah itu, bentuk adonan menjadi bulat panjang sesuai selera (ukuran bulat berdiameter 3 - 5 cm, dan panjang disesuaikan dengan ukuran panci yang ada untuk memudahkan mengukus).
- Sebelum diletakkan dalam panci, lumuri sarangan panci dengan minyak agar setelah adonan masak tidak lengket. - Kukus adonan hingga masak.
- Untuk mengetahui matangnya adonan, tusukan benda tajam yang kecil (garpu atau lidi) kedalam adonan dan tarik. Apabila masih ada adonan yang lengket pada alat tersebut, berarti adonan masih mentah. Apabila sudah tidak ada adonan yang lengket pada tusukan, berarti adonan sudah matang.
- Angkat adonan tersebut, lalu tiriskan sampai dingin dan mengeras.
- Setelah itu iris adonan menjadi tipis-tipis.
- Letakkan irisan krupuk diatas alas yang bersih dan mudah terkena angin, lalu dijemur hingga kering.
- Setelah kering, masukkan kedalam wadah dan setelah dingin masukkan kedalam kemasan kantong plastik.
- Krupuk siap untuk dipasarkan.


Untuk mengembangkan usaha, dapat pula dikembangkan varian jenis kerupuknya misalnya:
Kerupuk udang
Kerupuk ikan
Kerupuk aci
Kerupuk amplang
Kerupuk bawang putih
Kerupuk bawang
Kerupuk kulit (rambak)
Kerupuk mlarat
Kerupuk gendar
Kerupuk sanjai